Bleach - Kurosaki Ichigo's sword zangetsu"), auto;}

Admin

online?u=anggaperma&m=g&t=1

Search ? Here

Memuat...

Selasa, 17 April 2012

Pola Asuh Anak di Usia Emas

VIVAnews - Perkembangan otak anak mencapai 90 persen ketika memasuki usia lima tahun pertama. Dan, usia 0-3 tahun merupakan masa emas atau golden age, di mana stimulasi yang terjadi sangat memengaruhi kepribadiannya di kemudian hari.

Ariani Widodo, spesialis dokter anak di Rumah Sakit Grha Kedoya, mengatakan bahwa orangtua sangat dianjurkan untuk memberi perhatian lebih kepada anaknya di masa emas. Ada dua unsur yang sebaiknya menjadi fokus perhatian orangtua dalam menangani anak di usia emas.

1. Kasih sayang dan PerhatianMenghabiskan waktu bersama keluarga memang menjadi hal yang langka, terutama di tengah masyarakat urban. Seperti pengalaman presenter Donna Agnesia dan suaminya Darius Sinathrya. Tapi sepadat apapun rutinitas pekerjaan, mereka harus tetap meluangkan perhatian penuh terhadap anak-anak mereka.

"Salah satu bentuk pemberian kasih sayang dan perhatian bagi anak dapat dibangun dengan cara yang sederhana. Misalnya, pemberian reward atau pujian," kata dr Ariani.

2. SimulasiAgar perkembangan anak di usia emas tak terlewatkan, orangtua dianjurkan sedini mungkin mengajarkan anak untuk mendengar, berbicara, dan bersikap. Bisa dimulai dengan mengajak komunikasi anak sejak dalam kandungan. "Ini untuk merangsang perkembangan motorik dan otak anak," kata dr Ariani.

Mengajarkan bahasa sejak usia dini sangat berpengaruh terhadap tingkah laku anak di masa depan. Dan perlu hati-hati, anak usia dua tahun sangat suka menirukan apa yang dia lihat dan dengar. Karenanya, jangan sampai kita memberi contoh keliru.

"Karakter anak sebenarnya mulai terbangun sejak masih dalam kandungan, tergantung suasana saat masa kehamilan. Dan, masa keemasan seorang anak sudah mulai dibibit sejak masih dalam kandungan, misalnya dengan pemberian nutrisi anak dalam kandungan," Donna menambahkan. (sj)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts